Postingan

Thank you! Mom!

Tak pernah terfikirkan olehku ada seorang manusia yang mencintai manusia lain begitu tulusnya tanpa minta balasan. Terlahir dari seorang wanita yang memiliki ketangguhan luar biasa adalah suatu kebanggaan dalam hidupku, hingga tiada bandingnya. Upaya wanita hebat ini untuk memperjuangkan kehidupan layak untuk anaknya sungguhlah tiada batasnya. Banyak ketidaktahuan dalam dirinya mengingat pendidikan terakhirnya di Sekolah Menengah Kejuruan. Aku yakin setiap manusia di dunia ini yang memiliki manusia hebat ini di hidupnya pastilah akan bangga. Kehidupanku dipenuhi dengan kerja keras, perjuangan dan air mata untuk mencapai sesuatu yang diinginkan.  Bahkan wanita hebat ini sungguh multi-tasking dalam mengerjakan segala hal dari mengurus orang lanjut usia, anak-anak yang begitu nakal, bapak yang selalu butuh bantuan dalam hal apapun, dan bekerja mencari nafkah untuk menambah penghasilan rumah.Wanita hebat ini tidak bisa mengendarai motor katanya "Wedi nek dijejeri wong" seperti ha...

Penginapan di Turki

Gambar
Melanjutkan tulisan tentang turki ya guys, kali ini aku akan bahas tentang penginapan yang aku tempati selama 10 hari di Turki.  Disclaimer : review ini murni pendapatku ya guys biasanya pengalaman setiap orang berbeda-beda! Selama 10 hari di Turki kita pindah 6 tempat penginapan. Kita memutuskan memilih 2 jenis penginapan yakni airbnb dan hotel. Kenapa? karena kerjaan kita adalah ngonten jadi butuh banyak konten yang diperlukan untuk di posting ke social media dan kita juga ingin tahu perbedaan setiap penginapan yang ada di Turki.  1. Airbnb Sunny Apartment with Fantastic View    Penginapan pertama setelah sampai di Turki. Dari bandara kita memutuskan menggunakan bus karena jauh lebih murah untuk menuju ke airbnb, kemudian setelah menempuh perjalanan kurang lebih 45 menit sampailah kita di Taksim Square. Kita memutuskan berjalan menuju airbnb dari halte bus sambil membawa 3 koper hehe. Lokasi airbnb ini terletak di pusat kota yaitu Taksim, Istanbul, tepatnya di daer...

Kenapa Bisa Ke Turki?

Gambar
Halo semuanya, Kali ini aku mau ceritain seluruh perjalanan selama 10 hari di Turki. Jadi buat yang belum tahu, selama 10 hari aku melakukan perjalanan di Turki bersama seseorang dan sebut saja namanya mbak Yun. Sebelumnya aku ga pernah nyangka bakal menginjakkan kaki lagi di luar negeri, apalagi setelah menikah karena harus permisi dulu sama suami haha! Anyway, aku di Turki kebetulan diajak sama mbak Yun buat explore tentang Turki. Doi adalah seorang traveler, photographer, MUA yang memiliki berbagai bisnis kreatif lainnya termasuk buat tour ke luar negeri buat backpaker, Nanti bisa cek instagram juga @yunnningsih. Random banget sih cara berfikirnya sehingga apa-apa bisa menghasilkan uang,  dan doi memilih Turki karena pertama bebas visa dan harga tiket pesawat di masa pandemi jauh lebih murah meskipun murahnya gak murah banget but worth it! Tapi kalau bicara tentang Turki pasti banyak yang ngomongin soal Cappadocia alias "its my dream, not her" seluruh penjuru Indonesia pas...

I Met Jeje and Lou

Gambar
Sekitar bulan Mei 2019. Aku mendapatkan pesan singkat dari salah satu staff dejavato. Namanya Mas Rudi. Dia memberiku kesempatan untuk menemani 2 tamu special dari Prancis. Pertama kalinya bagiku bertemu langsung orng prancis selama aku study kurang lebih selama 4 tahun belajar bahasa prancis. Takut? Jelas!. Dalam pikiran, pasti takut dibilang “gimana sih belajar bahasa prancis gabisa ngomong prancis” Ngapain aja kuliah lama-lama ?” Setelah berpikir yang akhirnya menemukan hasil, aku bergegas memberikan kabar bahwa aku bisa melakukan. Entah apa yang aku pikirkan lebih baik kulakukan saja. Tugas pertama yakni, menemani mereka selama berkegiatan di Francofete (salah satu acara tahunan di jurusanku). Untuk pertama kalinya, aku bertemu dan berkenalan. Bersama volunteer lainya (Taza). Aku mengampirinya. Namanya Jerome (24) dan Louison (24). Mereka berasal Bretagne, Prancis bagian selatan. Tak lama mengobrol, kami bergegas ke DP mall untuk berbelanja, karena tujuan mereka ke Indones...

Culture Shock in France for Indonesian

Gambar
Siapa yang tak kenal menara Eiffel? Menara yang terletak di pusat Kota Paris ini menjadi pusat perhatian dunia dengan romansa asmara yang begitu kental padanya. Dalam hal berbusana, kata "kiblat fashion dunia" juga begitu erat kaitannya dengan negara ini. Pandangan dunia pun makin beragam setelah negara ini berhasil menduduki tahta teratas dalam ajang olahraga paling bergengsi di dunia, World Cup 2018 yang digelar di Rusia. Tapi siapa sangka, dibalik beragamnya itu ada juga hal yang mungkin akan membuat kita shock menggelengkan kepala akan budaya ataupun kebiasaaan les francais (orang-orang Prancis). Berikut beberapa culture shock versiku selama tinggal dua bulan di Bretagne Prancis. 1. Sarapan roti panjang (Baguette) Baguette atau yang biasa dikenal dengan nama roti panjang ini ibarat nasi jika di Indonesia. Saat breakfast, roti ini selalu menjadi sumber energi utama orang-orang Prancis untuk memulai aktifitasnya, begitupun juga saat lunch dan dinner roti ini selalu tersedi...

Volunteering at Dejavato Foundation

Salut! Ku berpikir harus segera menulisnya karena ingatan manusia sangatlah terbatas. First, aku mau share pengalamanku mengikuti sebuah program dari salah satu organisasi di Semarang. Let me know Dejavato merupakan salah satu organisasi di semarang yang bergerak di bidang sosial dan budaya gampangnya adalah menjembatani kita untuk exchage ke luar negeri. Well, I decided to join one of program is called Volunteer Companion Japan. Program ini dibuka sekitar bulan Desember 2018 kemudian pelaksanaan programnya bulan Januari-Maret 2019. Jadi programnya adalah as local volunteer to pick up, drop off from airport and as guide to them. Kebetulan aku ketrima program dan mendapatkan job untuk pick up di Bandara Ahmad Yani Semarang. Pada tanggal 10 Februari 2019, aku sama partner baru namanya Kak Arga menjemput 3 volunteer dari Jepang. Namanya Kuwabara Moemi (19), Takeo Yuka (19) dan Yasutake Moe (20). Terima kasih karena program ini aku menginjakkan kaki di bandara untuk pertama kalinya ...

Kenapa Sastra Perancis?

BONJOUR!! There is a lot people ask this. Waktu berlalu terlalu cepat sehingga aku tidak akan sanggup mengingat. Hal pertama yang lewat di pikiran adalah tentang bahasa, karena skill komunikasi sangat penting apalagi dalam bahasa asing. Kelihatanya bakal keren lagipula dunia yang pengen aku tekuni TOURISM berdasarkan jurusan yang aku tekuni sewaktu SMK. Banyak orang berpikir bekerja di dunia pernah pariwisata kejam. Tapi jika tak pernah diawali kesimpulannya pun tak akan jadi.    Awalnya milih jurusan di PTN random karena ga pernah kepikiran buat kuliah. Namanya rezeki tidak ada yang tau, yang penting usaha aja dulu. Pada pilihan pertama aku memilih Hubungan Internasioal di Univesitas Sebelas Maret, pilihan kedua Pendidikan Bahasa Prancis di Universitas Negeri Yogyakarta, dan pilihan terakhir Sastra Perancis UNNES. Who knows? Ada baiknya mengerjakan sesuatu hal selipkan keyakinan. Meskipun hasilnya kadang tidak sesuai dengan harapan. finally i got it!. Di satu sisi aku...