Kenapa Sastra Perancis?

BONJOUR!!

There is a lot people ask this. Waktu berlalu terlalu cepat sehingga aku tidak akan sanggup mengingat. Hal pertama yang lewat di pikiran adalah tentang bahasa, karena skill komunikasi sangat penting apalagi dalam bahasa asing. Kelihatanya bakal keren lagipula dunia yang pengen aku tekuni TOURISM berdasarkan jurusan yang aku tekuni sewaktu SMK. Banyak orang berpikir bekerja di dunia pernah pariwisata kejam. Tapi jika tak pernah diawali kesimpulannya pun tak akan jadi. 

 Awalnya milih jurusan di PTN random karena ga pernah kepikiran buat kuliah. Namanya rezeki tidak ada yang tau, yang penting usaha aja dulu. Pada pilihan pertama aku memilih Hubungan Internasioal di Univesitas Sebelas Maret, pilihan kedua Pendidikan Bahasa Prancis di Universitas Negeri Yogyakarta, dan pilihan terakhir Sastra Perancis UNNES. Who knows? Ada baiknya mengerjakan sesuatu hal selipkan keyakinan. Meskipun hasilnya kadang tidak sesuai dengan harapan. finally i got it!.
Di satu sisi aku bahagia tapi disisi lain. Namaku sudah tercantum sebagai mahasiswa UNS D3 Perpustakaan. Harapan dan impianku yang penting bisa kuliah udah alhamdulillah dan ternyata dapet 2 Universitas sekaligus. Disitu aku mulai berfikir terhadap suatu hal yaitu hidup di Solo sudah hampir 16 tahun dan aku ingin memulainya dengan keluar dari zona nyaman. Dibenakku saat itu hanya satu, pengen pergi ke Perancis lalu liat Menara Eiffel. Padahal dengan kuliah jurusan sastra perancis aja tidak cukup buat ke Perancis kalo tak ada dukungan financial. Tapi, mungkin aja bisa?

Well, tak ada salahnya belajar hal baru dalam hidup kita, meskipun kuliaah di jurusan ini hal asing bagi banyak orang. Berbagai macam pertanyaan manusia teruslah terucap. "Worth it"?. Mau gimana lagi, jika jalanya sudah diatur pasti  bisa. 

Jadikan saja apapun yang terjadi dalam hidup sebagai pelajaran. Apapun yang akan dijalani jika dengan niat baik. Pasti akan baik juga. Bon Courage!!

Hingga akhirnya aku memilih jurusan ini dengan keyakinan dan kuselipkan sebuah mimpi besar yaitu bisa merasakan hidup di Perancis nantinya. Awal yang tidak mudah bagiku belajar bahasa asing karena kosakata, grammair tidak mungkin bisa langsung ku kuasai.


                                                                                                          







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Thank you! Mom!

Culture Shock in France for Indonesian