Penginapan di Turki

Melanjutkan tulisan tentang turki ya guys, kali ini aku akan bahas tentang penginapan yang aku tempati selama 10 hari di Turki. 

Disclaimer : review ini murni pendapatku ya guys biasanya pengalaman setiap orang berbeda-beda!

Selama 10 hari di Turki kita pindah 6 tempat penginapan. Kita memutuskan memilih 2 jenis penginapan yakni airbnb dan hotel. Kenapa? karena kerjaan kita adalah ngonten jadi butuh banyak konten yang diperlukan untuk di posting ke social media dan kita juga ingin tahu perbedaan setiap penginapan yang ada di Turki. 

1. Airbnb Sunny Apartment with Fantastic View


   Penginapan pertama setelah sampai di Turki. Dari bandara kita memutuskan menggunakan bus karena jauh lebih murah untuk menuju ke airbnb, kemudian setelah menempuh perjalanan kurang lebih 45 menit sampailah kita di Taksim Square. Kita memutuskan berjalan menuju airbnb dari halte bus sambil membawa 3 koper hehe. Lokasi airbnb ini terletak di pusat kota yaitu Taksim, Istanbul, tepatnya di daerah Beyoğlu. Lokasinnya menurutku strategis karena dekat dengan pusat kota tapi sayangnya untuk menuju ke apartement ini terdapat tanjakan sehingga waktu pertama kali sangat kaget. Fyi, jalanan di Turki sangatlah berbeda karena terdapat banyak tanjakan naik turun meskipun lokasi di pusat kota. Buat kalian yang mau ke Turki sangat disarankan mencari tempat penginapan harus tau track jalanan juga ya dan
sebelum menuju ke airbnb disarankan konfirmasi dulu ke pemiliknya karena waktu kita menuju kesana ternyata nomor bangunan apartement yang tertera di aplikasi berbeda dengan nomor yang tertera di bangunan. Kebetulan kamar apartement kita berada di lantai 5. Bangunan yang vintage ditambah dengan lift kecil yang terlihat seperti di film horor karena sangat gelap. Oh iya, ketika lift jalan terdengar suara meskipun kita sudah berada di kamar jadi menurut aku agak berisik. Biaya per malam sekitar 
$28 include tax ya. Terdiri dari 1 kamar tidur buat 2 orang, kamar mandi, dapur, dan ruang tengah. Biasanya jika model airbnb ini kita udah disediain beberapa bahan makanan di kulkas yang bisa kita masak sendiri. 

2. Milat Cave Hotel 

foto diluar kamar hotel

    Penginapan kedua setelah dari Istanbul. Akhirnya kita menginap 2 malam di hotel ini setelah perjalanan panjang dari istanbul - bandara swt - bandara kayseri - penginapan. Kita sampai di penginapan hampir pukul 8 malam dengan seattle bus yang kami order dari bandara. Jalan panjang dan gelap menemani perjalanan kami. Hotel ini tidak terlihat mewah dari luar namun setelah masuk disambut dengan interior ala-ala cave, sangat bersih, staf hotel yang sangat helpful. Harga 2 malam untuk hotel ini sekitar IDR 609. 670 untuk 2 orang include breakfast dan view balon udara di rooftop yang indah. Harga ini lumayan murah ya guys karena masih harga pandemi. Buat kalian yang mau ke Cappadocia, hotel ini sangat reccomanded karena selain penginapan mereka juga menyediakan fasilitas tambahan jika kalian ingin terbang dengan balon udara atau ikut short trip sehari dengan tambahan biaya tentunya. Harga untuk balon udara sendiri sekitar IDR 2.200.000 sedangkan untuk short tour nya sekitar IDR 640.000 dan mereka memberikan harga dalam kurs euro ya bukan lira. Hotel ini kita booking lewat booking.com. 

3. Cappadocia Caves Room Female Dormitory



     Penginapan selanjutnya yang kita pesan lewat aplikasi airbnb adalah penginapan dengan konsep sharing room dimana satu kamar diisi 4 orang. Lokasi tidak jauh dengan hotel sebelumnya, kita hanya berjalan kaki selama 8 menit. Buat kalian yang suka bertemu orang baru bisa mencari penginapan dengan konsep sharing room, kalian bisa bertemu orang dari negara lain dan bisa ngobrol tetapi kalau kalian butuh privasi tinggal pilih hotel saja. Dikarenakan kamar mandi terletak diluar kamar dan tentunya sharing untuk kamar lain juga. Harga terjangkau sekitar IDR 170.000 an (kurs dalam rupiah waktu aku disana ya) karena kurs naik turun jadi aku tidak bisa memastikan harganya. Fasilitas yang diberikan berupa breakfast, wifi, dan diberikan seperangkat alat mandi seerti handul, sabun, sampo. So far, aku nyaman dengan penginapan ini karena bisa bertemu dengan 2 turis lainya yang berasal dari kolombia dan inggris. Aku rekomendasiin dormitory versi sharing room ini buat kalian yang suka traveling. Rooftop di dormitory ini jauh lebih indah dari hotel sebelumnya dan terdapat kolam renang juga. 

4. Archeo Hotel 

source : booking.com


    Penginapan selanjutnya di Istanbul adalah archeo hotel, kita memutuskan untuk 2 malam di hotel ini. Tetapi yang bikin tercengang adalah ternyata kamar kita berada di lantai 5 tanpa ada lift. Konsep hotel ini ada berbagai tipe, kita kabagian tipe yang sharing room lagi karena udah full booked. Kamar sharing room ini diisi 6 orang dan model tempat tidur seperti capsul. Terdapat cafe kecil di lantai 1 jadi buat kalian suka ngopi tapi males keluar hotel bisa banget nginep hotel ini, tetapi untuk kamar mandi juga sharing ya guys. Saat check in kita diberikan kunci kamar dan kunci loker buat nyimpen barang. Buat kita yang membawa 3 koper sangat tidak reccomended karena kamar digunakan lebih dari 1 orang, dan pastinya banyak barang yang kita keluarkan sehingga membuat sempit ruangan apalagi ditambah tidak adanya lift. Lokasi sangat strategis dekat dengan minimarket yang berjarak hanya 500 meter, berjarak 2,2 km ke Gelata Tower dan yang jelas dekat juga dengan Taksim Square. Harga untuk 2 malam 2 orang adalah 48 euro atau sekitar IDR 733.000. Saat itu ada beberapa hal yang membuat kita tidak nyaman dari pintu yang rusak, shower kamar mandi yang rusak dan tidak ada lift. Tapi untuk staf sangat helpful untuk membawa naik turun koper saat check in dan check out. 

5. Eco Room Basement Floor by Marida Residence Taksim

                                                                        source : airbnb


 Lanjut penginapan ke 5 masih di sekitar Taksim. Kita booked by airbnb kali ini penginapan yang paling ternyaman di Istanbul karena private, ada dapur, wifi, yang paling penting heater sangat hangat. Namun lokasinya agak sedikit jauh dari Taksim karena terlatak di daerah pemukiman warga jadi kita sempat kesasar dan harus melewati jalan yang menanjak but worth it. Kita menginap 2 malam disinia dengan harga sekiar IDR 728.000 ya buat 2 orang. Aku rekomendasiin tempat ini buat kalian jika mau ke Turki. Jika mau keluar dari hotel bisa lewat jalan tanpa adanya tanjakan. 

6. Dream V&V Hotel Cihangir




Akhirnya di penginapan terakhir, terletak tak jauh dari hotel sebelumnya kita berjalan kaki menuju hotel terakhir kita agar ngirit budget hehe. Menempuh waktu sekitar 10 menit berjalan kaki sambil membawa koper yang beratnya sudah hampir overload. Sampailah kita di hotel terakhir dengan anak tangga yang banyak ternyata letak hotel ini di upstairs guys yang artinya kita harus menaiki banyak anak tangga. Tapi karena ada staff hotel jadi bisa di bantu membawa koper ke menuju hotel. Kamar yang kita tempati seperti gambar diatas tetapi untuk kamar mandi berada diluar kamar alias sharing dengan kamar lain. Review ku adalah tempat bersih, nyaman dan sudah include breakfast tetapi minusnya staff tidak dapat berbicara bahasa inggris, heater di kamar yang kita tempati tidak bisa digunakan dan saat kita ingin menghagatkan makanan di microwave ternyata rusak. Aku tidak merekomendasikan hotel ini buat kalian karena untuk menginap di hotel kita butuh komunikasi dengan staff dan pemilik hotel. Oh iya pemilik hotel dapat berbicara bahasa inggris tetapi tidak selalu di hotel jadi kita kesusahan. Harga per malam di hotel ini sekitar IDR 688.247 untuk 2 orang pastinya. Terjangkau tapi ada aja minusnya hehe.

Note : Harga rata2 penginapan untuk 1 orang selama 10 hari sekitar IDR 1.232.000 ya guys jadi bisa dipersiapkan untuk penginapannya. Kalian masih bisa dapat lebih murah kalau kalian jeli melihat harga. Harga diatas hanya perkiraan bisa lebih atau kurang tergantung kurs. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Thank you! Mom!

Kenapa Sastra Perancis?

Culture Shock in France for Indonesian