Bangku Kuliah
Finally i got my blog! And before it, setelah sekian lama sementara
pensiun dalam nulis menulis karena akhirnya waktu luang yang ditunggu telah
tiba. Karena banyak sekali ide yang ngumpul dan gatau kapan bisa ngrealisasiin.
Alhamdulillah! Sekarang udah ngrasain bangku kuliah yang kata orang amat
menyenangkan (dalam sinetron) haha! Soalnya yang kita lihat di sinetron kuliah
itu cuma datang ke kampus ketemu kawan sejawat, kemudian nongki di kantin kalau
gak ya ketemu pacar atau gebetan. Dan disitulah cerita anak kuliah di sinetron
yang amat menyenangkan dimulai dari persahabatan, konflik dan yang paling
ditunggu yaitu klimaks dari sinetron. So guys. This is real life not drama.
Pada akhirnya setelah kalian ngrasain bangku kuliah ini lebih menyenangkan
daripada drama yang kalian tonton dan dijamin kalian hanya bakal ngrasain
sekali dalam hidup kalian.
Eh btw aku kuliah di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Semarang. Exactly, Semarang State University semoga kalian tahu ya?. By the way, ngomongin tentang Universitas Negeri Semarang atau biasa disebut dengan Unnes sendiri, lokasi dari Univ ini tidak pada tempatnya yang seharusnya ,mungkin ekspetasi kalian tentang Universitas tersendiri mungkin dapat dijangkau dengan mudah seperti banyak sarana transportasi yang mudah menuju Uni, jalan menuju Uni itu sendiri but it’s real not like that. I’m was shocked for the first time visit with my mother and I feels like everyday holiday. Ortu pun minta buat aku pertimbangin lagi, karena memang lokasi dari Uni ini jauh dari peradaban kota, sarana transportasi pun ga gampang ( angkot aja jarang apalagi busway) kemudian jalan yang ngeri naik turun macem kalian bakal hiking ke Gunung. Memang gunung namannya daerahnya Gunung pati maklum ini Uni berbeda dengan Uni lainya. Tapi sebenernya ga masalah sih buatku sendiri. Toh! niatnya disini kan buat menuntut ilmu ya kan? Kecuali kalo ada tujuan lain selain kuliah, but positif haha.Timbul berbagai pertanyaan juga, soalnya banyak orang yang ngira aku kuliah di Undip alias Universitas Diponegoro. Disini memang ga banyak orang tau Unnes , karena daerah tempat asal pun ga ada yang kuliah di Unnes. Sebelumnya juga namanya IKIP Semarang bukan Unnes. Tetapi yang tahu kebanyakan memang para orang tua. Yasudahlah gapenting juga. Banyak prepare yang kulakuin, seperti mungkin banyak nyadangin jaket, so i think in this place full cold everyday ( namanya di Gunung pasti identik dingin) sampe-sampe orang tua beli semua barang serba tebel biar dapat nganget di kos-san. Banyak aturan ini itu, secara disini anak sulung yang kali pertama kuliah langsung jauh dari mereka. dan disini tanggung jawab yang berat kupegang pasti adalah kepercayaan. Kadang manusia apalagi seusia aku yang katakanlah kelabilan pasti ada, i believe as normal people do this.
Ngomongin kepercayaan nih. manusia ga ada yang sempurna bakal susah pegang kepercayaan, karena pertama bangku kuliah sangat jauh berbeda dari SMA, disini apalagai gue bakal hidup dengan banyak orang yang berbeda kota,bahasa, pergaulan dan bisa juga dari life style. So, one things important for us konsep pilih-pilih temen mau gak mau juga harus kalian terapin, tetapi tetep kalian ga boleh nge-beda-bedain. kita semua sama di mata Allah. Awalnya emang ragu buat kuliah di luar kota pastinya bakal jauh sama orang tua yang ngebiasain sebagai fasilitator terus tiba-tiba harus mandiri dalam hal makan, manage uang, kebutuhan sehari-hari, dll. Mungkin dari pilihan hidup seperti bisa ngebuat hidup kita (buat kalian yang ngerasain hal yang sama) bisa lebih baik dalam segala aspek kehidupan, tapi kalo kalian emang ada niatan buat berubah. Setelah mulai menjalankan rutinitas baru sebagai Mahasiswa rasanya ga jauh berbeda, tapi disini kalian kudu yakin terhadap suatu pilihan. Jujur sebelum aku memutuskan kuliah di Unnes, ada sedikit warming! Yang pertama pastilah Istiqarah, karena segala sesuatunya memang harus melibatkan-Nya agar senantiasa jalan dipermudah, banyaklah mencari informasi tentang Universitas jangan sampe kalian menyesal. Banyak juga yang gak setuju, tapi disini aku nganggap setiap orang punya pandangan berbeda. Gak jarang juga ada orang yang ngomong “emang kamu mampu pit di bahasa asing?”. Keraguan pasti wajar, tetapi semestinya kalian jadiin acuan buat diri kalian gimana kalian jawab pertanyaan mereka yang meragukan. Di dunia ini ga ada manusia bodoh, karena pada dasarnya Allah menciptakan lengkap dengan akal dan pikiran buat berpikir. Mungkin di zaman sekarang manusia lebih memilih pura-para bodoh terhadap sekitar dan terkadang mereka secara tidak sengaja membodohi diri sendiri. Toh kalian hidup ga cuma dengerin bullshit-an orang, masih banyak hal lain yang bisa kalian lakukan dan sukur-sukur dapat bermanfaat buat banyak orang.Balik lagi ke kuliah, sebenernya apapun Universitas diimana kalian menimba ilmu atau jurusan yang kalian ambil itu gabakal nentuin nanti kalian bakal sukes atau enggaknya. Asal kalian kalian jangan pernah nyesel aja sama apa yang udah Allah kasih ke kalian. Kalian hanya cukup bersyukur aja bisa banget ngrasain bangku kuliah. Kalian tekunin aja rezeki yang Allah kasih. Yang pentig tanamkan pada diri kalian tu bahwa kalian mampu jalanin dan percaya ada kuasa-Nya. if you believe it you can makes your dream comes true isn’t right?. Dan hal terpenting dalam melangkah kalian harus libatin Allah didalamnya so, Allah as real guides for us. Sampai semester 3 pun aku enjoy aja ngejalaninnya bahkan tambah nyaman dan yakin bahwa ini semua bakal banyak feedback positif buat aku sendiri.
Komentar
Posting Komentar